Info KKN Tematik 

KKN Tematik merupakan suatu media yang efektif dan edukatif dengan proses menerjunkan mahasiswa ketengah-tengah masyarakat untuk menangkap dan menghayati denyut nadi kehidupan masyarakat. Selain itu juga mahasiswa mampu menangkap permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, sumber daya yang akan di kembangkan dan aspirasi serta harapan yang diimpi-impikan masyarakat. Dalam proses kegiatan inilah akan terjadi interaksi sinergis, saling menerima dan memberi, saling asah, saling asih dan asuh antar mahasiswa dan mahasiswa serta dengan masyarakat.

Info Terbaru KKN Tematik Selama Masa Darurat COVID-19

  1. Kegiatan KKNP diganti dengan KKN Tematik, yaitu Kegiatan individu mahasiswa ataupun kelompok kecil yang berhubungan dengan sosialisasi hidup sehat, kegiatan pencegahan COVID-19 bersama aparat pemerintah di lingkungannya masing-masing.
  2. Kegiatan KKN Tematik ini akan bekerja sama dengan Gugus Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) IKIPMu dan didampingi Dosen Pembing Lapangan (DPL).
  3. Penanggungjawab kegiatan KKN Tematik ini ada pada LP3M PKIPMu
  4. Pendaftaran KKN Tematik sudah dibuka secara Online dan berakhir pada tanggal 20 Mei 2020
  5. Prosedur pendaftaran KKN Tematik adalah Mahasiswa membayar biaya KKN Tematik sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) melalui Bank BNI dengan mengisi formulir pendaftaran
    serta mengirimkan scanan bukti pembayan secara online ke LP3M IKIPMu.
  6. LP3M IKIPMu menerbitkan SK Peserta KKN Tematik beserta DPL.
  7. Pembekalan untuk DPL KKN Tematik dilaksanakan secara online oleh LP3M IKIPMu pada tanggal 01 sd 02 Juni 2020
  8. Pembekalan untuk Mahasiswa peserta KKN Tematik dilaksanakan secara online oleh LP3M IKIPMu bersama DPL masimg-masing pada tanggal 03 sd 05 Juni 2020
  9. Kegiatan KKN Tematik dilaksanakan pada tanggal 08 Juni sd 11 Juli 2020
  10. Fasilitas yang didapat Mahasiswa adalah Atribut KKN Tematik (jaket, kaos, topi, masker dan sarung tangan), uang saku mahasiswa Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), uang pulsa sebesar Rp. 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) pendampingan oleh DPL dan MCC
    IKIPMu.
  11. Pelaporan kegiatan Harian Mahasiswa KKN Tematik dilakukan setiap hari kepada DPL masing-masing via WA.
  12. Pelaporan akhir Mahasiswa KKN Tematik dibuat dalam file pdf dan dikirim ke LP3M IKIPMu via WA atau email selambat-lambatnya tanggal 22 Juli 2020

Prinsip Program KKN Tematik

Untuk mencapai cita-cita pendidikan memadukan Catur Dharma Perguruan Tinggi, ada beberapa hal yang harus di tanamkan kepada peserta yaitu:

  1. Interdisipliner

KKN Tematik dilaksanakan oleh mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere. Idealnya dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat IKIP Muhammadiyah Maumere.

  1. Komprehensif

KKN Tematik berfungsi sebagai pengikat dan perangkum semua isi kurikulum atau dapat melengkapi kurikulum yang telah ada.

  1. Pragmatis

Program kegiatan peserta KKN Tematik dirancang sesuai dengan persoalan nyata di masyarakat dan dapat dilaksanakan sesuai dengan sumber daya yang ada di lapangan sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

  1. Partisipatif

KKN Tematik merupakan proses interaktif dan sinergis antara mahasiswa dengan masyarakat. Untuk itu LP3M dan mahasiswa harus mampu mengadakan pendekatan sosio-kultural terhadap masyakat sehingga mereka menjadi kooperatif dan partisipatif dalam setiap program yang disusun.

Tujuan Umum

  • Dapat menghasilkan sarjana sebagai penerus pembangunan (pendidikan) yang lebih menghayati kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan dan belajar menanggulangi permasalahan tersebut secara pragmatis dan interdisipliner.
  • Untuk lebih mendekatkan IKIPMu Maumere kepada masyarakat dan lebih menyesuaikan pendidikan tinggi pada tuntutan edukasi masyarakat dan pembangunan.
  • Membantu pemerintah dalam mempercepat gerak laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi terutama dalam hal pendidikan, serta mempersiapkan kader-kader pembangunan daerah pedesaan.
  • Mengembangkan kerja sama antar disiplin ilmu.
  • Memberikan pengalaman belajar, melaksanakan pembangunan masyarakat, lebih mendewasakan kepribadian dan menambah wawasan mahasiswa, menumbuhkan dan atau meningkatkan motivasi masyarakat desa untuk membangun atas dasar kekuatan sendiri.

    Tujuan Khusus

    • IKIP Muhammadiyah Maumere dapat menghasilkan sarjana yang lebih menghayati kompleksnya permasalahan di masyarakat dan menanggulangi secara pragmatik dan interdisipliner melalui cabang ilmu yang dimilikinya.
    • IKIP Muhammadiyah Maumere lebih dekat dengan masyarakat yang sedang membangun dalam rangka menyesuaikan gerak langkah IKIP Muhammadiyah Maumere pada tuntutan pembangunan.
    • IKIP Muhammadiyah Maumere membantu Pemerintah dalam mempercepat gerak pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan pedesaan.
    • IKIP Muhammadiyah Maumere bisa menggalang kerja sama dengan instansi Pemerintah, swasta maupun Lembaga Swadaya Masyarakat untuk memantau dan mengevaluasi serta merumuskan implikasi dalam menentukan kebijaksanaan program pembangunan di pedesaan.

      Tahap Kegiatan

      Tahap I adalah persiapan yang meliputi penyusunan rencana kegiatan Kuliah Kerja Nyata, pendaftaran peserta dan sebagainya. Pada tahapan ini dilakukan penyusunan jadwal kegiatan, melakukan konsultasi informal dan formal baik secara vertikal maupun horizontal kepada lembaga/instansi yang berhubungan langsung dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Penentuan lokasi di lakukan melalui observasi pada tahap persiapan dengan referensi dari instansi terkait sehingga di peroleh gambaran nyata keadaan lokasi. Pendaftaran peserta sesuai dengan syarat-syarat yang ada.

      Tahap II adalah Mengadakan pembekalan terhadap peserta hingga penyusunan program kerja peserta dan pelaksanaan program kerja di lapangan (Lokasi Kuliah Kerja Nyata). Keberhasilan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di lokasi sangat di tentukan oleh kecermatan persiapan sebelum para mahasiswa ditempatkan dilokasi. Latihan pembekalan merupakan salah satu cara untuk memberikan arah dan dasar terjun ke lokasi. Setiap mahasiswa yang akan terjun ke lokasi dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan yang praktis serta keterampilan umum yang akan dikembangkan sendiri sesuai dengan kreativitasnya masing-masing dan sesuai dengan pembangunan desa. Tim Pelaksana Kuliah Kerja Nyata bertugas memikirkan dan merencanakan latihan-latihan pembekalan Kuliah Kerja Nyata yang disesuaikan dengan kondisi wilayah yang di tuju. Hal ini diharapkan agar para mahasiswa akan dapat melaksanakan program-program Kuliah Kerja Nyata di pedesaan secara efektif serta dapat menyesuaikan problematika yang ada.

      Tahap III adalah penilaian dan penyusunan laporan akhir. Ketiga tahapan ini merupakan rangkain kegiatan yang tidak terputus dalam satu periode pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata per semester. Mahasiswa didampingi Tim Pelaksana, Dosen Pembimbing Lapangan untuk diterjunkan ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan, kemudian diadakan orientasi dan pengenalan lokasi secara langsung, baik dengan pejabat pemerintah setempat maupun warga masyarakat setempat di mana ia berada.

      Kontak

      Hubungi Kami